HARAPAN 01/24/2008
Sahabatku, lihatlah sekelilingmu, aroma kehidupan mengalir bersama hembusan angin asa, menyentuh memberi gairah baru untuk bangkit. Bibir-bibir merekah manis, bibir-bibir terkatup muram, tangga-tangga warna kehidupan datang silih berganti, bila harimu senang hatimu berbunga mekar, bila harimu sedih, hatimu berbunga layu. Sudahlah tak usah berlinang, beribu hari kedepan adalah harapan. |

RSS Feed