KAMAR KOSONG
Aku merasa gelenyar bergetar digelisah tidurku
Merambat pelan merasuki jemari-jemariku
Kelipan terang bulan biru dijendela kaca kamarku
Bagaikan kunang-kunang menari menebar kedipan cahaya
Jikalau saja kamu tahu, bahwa aku tak pernah mengerti
Saat perkataanmu yang terakhir pada malam sunyi itu
Tak pernah tahu berapa besar diriku diperlukan dihidupmu
Tak mengira kamu pergi, sampai ketika kamu telah pergi
Pagi datang dan pagi pergi menyapa hari tiadak pernah menyesal
Saat malam tiba membawa kenangan yang tak akan terlupakan
Buket kembang simpati untuk cinta mati dimeja kamar kosong
Tidak lagi melirik kamar sampai buket itu mati dengan cintaku
Nenen G
Huntsville, CA, Jan20, 08